Ada kesenduan yang
mendalam datang menyergapku tiap kali ku sadari bahwa aku takakan lama lagi
berada di SMA saat itu.Aku berfikir ,Paling tidak masih bisa
menikmati suasana di sini selama satu semester lagi. Suasana yang
mempunyai warna tersendiri bagiku,dan menciptakan
sejuta makna bagi hidupku.
Kerinduan akan
masa-masa yang baru kerap datang pula dalam kesendirianku.Saat pertama kali ku
injak SMA ini,saat aku MOS .Saat itu aku masih menjadi ‘bulan –bulanan’para
senior.Saat kujalin persahabatan dengan teman-teman. Saat aku mulai
mengenal ke-individuan-an dalam segala hal . Saat aku berhura-hura
di kantin bersama, dan bolos sekolah.Serta seribu saat-saat indah lainnya.
Tak pernah ku
sangka aku akan sangat mencitai sekolah ini.Tidak sama sekali.Adalah suatu hal
yang agak memalukan bagiku dulu apabila harus menjadi siswa IPS ,meskipun
sekolah negeri.Kuakui,memang,aku suka Geografi dan Sejarah sejak SD.Tapi
menjadi siswa jurusan IPS tak pernah membanggakanku . Terlintas di benaku pun
tidak.
Tujuh tahun yang
lalu aku dan teman-teman di SMP tengah sibuk-sibuknya menentukan pilihan
sekolah SMA yang di inginkan oleh banyak orang di kampungku.Aku
sendiri yakin pada saat itu memilih sekolah ini.Aku datang ke sekolah ,ambil
formulir pendaftaran dan mengikuti tes seleksi penerimaan siswa
baru.
Ketika masa
penjurusan di adakan,pillhanku tertuju pada jurusan IPS.Alasanku memilih
jurusan IPSselain karena takdir , tapi juga ketertarikanku terhadap
perekonomian ,geoplitik dan sosiologi.Masyarakat adalah
obyek pengamatanku.
“ Kakak gak mau
kamu masuk IPS.Mau jadi apa kau?,Pegawai pajak?Mau jadi koruptor kamu,heh?Tak
usah kamu pilih IPS,pilihlah IPA,biar kelihatan anak cerdas.Matematikamu dan
Kimiamu kan bagus”,tegas kaka saat’iseng-iseng’karena apapun komentar kakak,aku
tak akan terpengaruh .Aku hanya ingin tau ,seberapa besar pendapat kakak atas
pilihanku
“ Nilai matematika
dan kimia aku memang bener bagus kak,tapi aku penasaran sama dunia ilmu
sosial kak.Aku ingin tau ,sejauh mana sih pembahasan ilmu sosial .Lagi pula jurusan
IPS itu banyak prospeknya .banyak banget dunia kerja yang mmbutuhkan lulusan
IPS.”sanggahanku ke kaka,secara halus.
Aku tidak
mendengarkan saran kakak ,dan tetap saja aku pilih jurusan IPS .Beberapa
waktu setelah aku masuk sisawa jurusan IPS ku rasakan kecocokan antara
pelajaran dangan minatku.Persaingan yang sehat dikelas,di dalam organisasi atau
masyarakat semakin menambah yakin jika pilhanku sangatlah
tepat.
Dan ini kurasakan
betapa singkatnya waktu tiga tahun itu.Sebenarnya aku ingin berlama-lama di
sekolah ini.Menikmati sepuas-puasnya masa SMA.Menikmati masa-masa yang takan
terulang lagi kelak.Kehidupan yang membka mataku akan arti hidup menginjak
dewasa.Waktuku ketika itu tinggal satu semester lagi.Aku harus memanfaatkan
sisa waktu sebaik-baiknya.Aku ingin meninggalkan sekolahan ini dengan kenangan
semanis-manisnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar